Teachers’ Professional Development through Workshop on The Integration of AI-based Assessment in Learning [Pengembangan Profesionalisme Guru melalui Workshop Integrasi Asesmen Berbasis Kecerdasan Artifisial dalam Pembelajaran]
Keywords:
Open-ended assessment, Artificial intelligence, Teachers’ professional developmentAbstract
Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) memberikan perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk peluang untuk melaksanakan asesmen pembelajaran yang lebih efisien, objektif, dan bermakna. Namun, banyak guru masih menghadapi tantangan dalam menilai jawaban uraian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional yang merupakan program pengembangan profesionalisme guru ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan keterampilan guru dalam mengimplementasikan asesmen berbasis AI melalui workshop kerjasama dengan Seoul National University, Korea Selatan. Workshop melibatkan 119 peserta dari berbagai bidang dengan mayoritas guru IPA. Kegiatan mencakup pemaparan konsep, demonstrasi, serta praktik langsung menggunakan Scoring Assistant using Artificial Intelligence (SAAI) untuk menilai jawaban uraian (esai) siswa. Evaluasi kegiatan menunjukkan hasil positif pada aspek kebermanfaatan, pengelolaan waktu, kuallitas narasumber, dan pelaksanaan workshop. Seluruh peserta menyatakan kesediaannya untuk mengimplementasikan asesmen berbasis AI di sekolah. Meski demikian, tantangan utama yang diidentifikasi dari para guru mencakup keterbatasan kompetensi teknologi, infrastruktur, dan kebutuhan pelatihan lanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesiapan guru dalam memanfaatkan AI untuk asesmen pembelajaran sekaligus memperkuat kolaborasi akademik internasional dalam pengembangan asesmen inovatif di Indonesia.
The development of artificial intelligence (AI) provides significant changes in the educational field, including opportunities to conduct more efficient, objective, and meaningful learning assessments. However, many teachers still face challenges in assessing students’ responses of open-ended assessment. This international community service is a teacher professional development program that aims to improve teachers’ literacy and skills in implementing AI-based assessments through a collaborative workshop with Seoul National University, South Korea. The workshop involved 119 participants from various fields, with the majority being science teachers. The workshop included lecturing about the assessment, demonstration, and hands-on practice using Scoring Assistant using Artificial Intelligence (SAAI) to grade students’ essay responses. The workshop evaluation showed positive results in terms of usefulness, time management, quality of resource persons, and workshop implementation. All participants expressed their willingness to implement AI-based assessment in schools. However, the main challenges identified by teachers included limited technological competence, infrastructure, and the need for further training. Overall, this workshop is successfully increasing teachers’ readiness in using AI for learning assessment while strengthening international academic collaboration in the development of innovative assessment in Indonesia.




