PROFIL RESISTIVITAS 2D PADA GUA BAWAH TANAH DENGAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI WENNER-SCHLUMBERGER (STUDI KASUS GUA DAGO PAKAR, BANDUNG)
DOI:
https://doi.org/10.18269/jpmipa.v14i2.35873Keywords:
Rongga, Resistivitas, Wenner-Schlumberger, InversiAbstract
Makalah ini menampilkan sebuah pendekatan dalam penyelidikan rongga-rongga di bawah tanah. Akuisisi data resistivitas telah dilakukan di Gua Dago Pakar, Bandung. Lintasan resistivitas telah diukur dan dilanjutkan dengan pengukuran secara manual dengan menggunakan tali serta GPS untuk memperkirakan bentuk gua secara akurat. Sistem konfigurasi lintasan resistivitas menggunakan konfigurasi elektroda WennerSchlumberger. Pemrosesan dan pemodelan data menggunakan perangkat lunak Res2DInv dengan metode komputasi kuadrat terkecil. Hasil dari pemodelan inverse 2D menunjukkan bahwa bentuk tubuh gua berlokasi sekitar 10 – 12,4 m di bawah lintasan resistivitas dengan rentang nilai resistivitas 540-600 Ohm meter. Hasil ini dikorelasikan dengan data geologi dan pengukuran secara manual di dalam gua.
Downloads
References
Gerkens, J.C., Foundation of Exploration Geophysics, Elsevier, hal 527-649, 1988.
Loke, M.H., A Practical Guide to 2-D and 3-D Surveys, Malaysia, 2002.
Loke, M.H., Rapid 2D Resistivity & IP Inversion using the least-square method, Geotomo Software, Malaysia, 2004.
Silitonga, P.H., Peta Geologi Lembar Bandung, skala 1 : 100.000, PPPG, Bandung, 1979.
Telford W.M., Geldart L.P., Sheriff R., Applied Geophysics, Cambridge University Press, Second Edition, New York , hal 522 – 570, 1990.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
