PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN SIKAP ILMIAH SISWA PADA MATERI NUTRISI

Authors

  • Susanti Susanti SMAN 1 Karangnunggal Author

DOI:

https://doi.org/10.18269/jpmipa.v18i1.36115

Keywords:

berpikir kreatif, nutrisi, pembelajaran berbasis proyek, sikap ilmiah, creative thinking, nutrition, project-based learning, scientific attitude

Abstract

This  aims of this study is to analyze the ability of creative thinking and scientific attitude of students on nutrition concept through project-based learning. The method of the research was  quasi experimental with consist of matching-only pretest posttest control group design. The sample of  students grade XI at a high school in Tasikmalaya city, West Java on odd semester  2011/2012. Sampling was selected through cluster random sampling. Process and analysing data was performed by using SPSS for Windows version 17.0. The results of this research showed an increase in the ability of creative thinking after following learning with project-based learning model (experiment) and a practice based learning (control). The Increased of ability in creative thinking to normalized Ngain of  0.69 with medium category, while the control class at 0.49 with medium category. There are significant differences in the students' ability of creative thinking between project-based learning and practice based learning. The ability of  creative thinking experimental class is higher than the control class. The Increase of  scientific attitude in the experimental class was 0.46 with medium category, while the control class was 0.27 with low category. There were significant differences on students' scientific attitude among the experimental class and control class. Project-based learning is quite effective effect on improving the ability of creative thinking and scientific attitude of students. 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif dan sikap siswa pada materi nutrisi melalui pembelajaran berbasis proyek dan pembelajaran berbasis praktikum. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian  the matching-only pretest posttest control group design. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI IPA di salah satu SMA Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada Tahun 2012. Pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling. Data hasil penelitian berupa data hasil tes kemampuan berpikir kreatif, skala sikap, lembar observasi pelaksanaan pembelajaran, penilaian produk, serta angket tanggapan siswa dan guru terhadap pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kreatif setelah mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis proyek (eksperimen 1) dan pembelajaran berbasis praktikum (eksperimen 2) pada materi nutrisi. Peningkatan kemampuan berpikir kreatif  untuk kelaseksperimen 1 dengan rata-rata N-gain yang dinormalisasi sebesar 0,69 dengan kategori sedang, sedangkan untuk kelas eksperimen 2 sebesar 0,49 dengan kategori sedang. Terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan berpikir kreatif siswa antara pembelajaran berbasis proyek dan pembelajaran berbasis praktikum. Peningkatan sikap siswa pada kelas eksperimen 1 sebesar 0,46 dengan kategori sedang, sedangkan untuk eksperimen 2 sebesar 0,27 dengan kategori rendah. Terdapat perbedaan yang signifikan pada sikap siswa antara kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2. Pembelajaran berbasis proyek pada materi nutrisi lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan sikap siswa.  

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

  • Susanti Susanti, SMAN 1 Karangnunggal

    Biology

References

Azwar, S. (2011). Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Baker, E., Breanna T., Patricia O., Margaret., Lynne F. (2011). Project-based Learning Model, Relevant Learning for the 21st Century.Washington: Pacific Education Institute.

BSNP. (2006). Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Standar Kompetensi dan Koompetensi Dasar SMA/MA . Jakarta: BSNP.

Campbell, N. A., Jane B. R, Lawrence G. M. (2004) Biologi, Edisi Ketiga (terjemahan). Jakarta: Erlangga.

Depdiknas. (2003). Pengembangan Silabus Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta: Pusat Kurikulum Depdiknas.

Doppelt, Y. (2005). Assessment of Project Based Learning in a Mechatronicts Context. Journal of Technology Education . Volume 16, number 2.

Fraenkel, J. R., & Wallen, N. E. (2006). How to Design and Evaluate Research in Education,( sixth edition). New York: McGraw-Hill Companies, Inc.

Judarwanto, W. (2009). Kebiasaan Makan Fast Food. [Online]. Tersedia: http://nutritionclinic.wordpress.com/2009/04/29/kebiasaan-makan-fast-food/. [24 Juni 2012]

Klein, J.I., Santiago T., Sabrina H. K., Anna C., Linda C., Barbara R. (2009). Project-Based Learning: Inspiring Middle School Student to Engage in Deep and Active Learning. New York: NYC Departement of Education.

Moeslichatoen. (2004). Metode Pengajaran di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Rineka Cipta.

Munandar, U. (2009). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.

Munandar, U. (1985). Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah Petunjuk Bagi Guru dan Orang Tua. Jakarta: Gramedia.

Santyasa, I.W.(2006).Pembelajaran Inovatif: Model Kolaboratif, Basis Proyek, dan Orientasi NOS. Makalah: Disajikan dalam Seminar di SMA Negeri 2 Semarapura.

Thomas, J. W., Mergendoller, J.R., & Michaelson, A. (1999). Project-based learning: A handbook for middle and high school teachers. Novato, CA: The Buck Institute for Education.

Downloads

Published

30-04-2013

How to Cite

PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN SIKAP ILMIAH SISWA PADA MATERI NUTRISI . (2013). Jurnal Pengajaran Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 18(1), 35-42. https://doi.org/10.18269/jpmipa.v18i1.36115