MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI SISWA MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA HUMANIS

Authors

  • Heris Hendriana Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan Siliwangi Author

DOI:

https://doi.org/10.18269/jpmipa.v19i1.36152

Keywords:

matematika humanis, pembangunan karakter, kepercayaan diri, character building, humanis mathmatics, self confidence

Abstract

One of the functions of education is a process of personal formation. Thus education should be able to play a role in preparing students to build a personality, and growing nation and character building, including the vision, commitment, consistency and responsibility. Learning mathematics humanist implemented by teachers with students in the classroom plays an important role in the formation of character. These lessons will shape human values in students. In addition to understanding and mastering math concepts, students will be trained to work independently as well as work in teams, to be critical, creative, consistent, logical, systematic, value the opinions, honest, confident, and responsible. Ease in learning mathematics can make students appreciate and love math. With the interest in learning mathematics makes students confident that any difficult lessons can be learned. 

Salah satu fungsi pendidikan adalah sebagai proses pembentukan pribadi. Dengan demikian pendidikan harus mampu berperan dalam menyiapkan peserta didik membangun kepribadian, dan menumbuhkan nation and character building, diantaranya adalah  memiliki visi, komitmen, konsisten dan tanggung jawab. Pembelajaran matematika humanis  yang dilaksanakan oleh guru bersama siswa di kelas memegang peranan penting pada pembentukan karakter. Pembelajaran ini akan membentuk nilai-nilai kemanusiaan dalam diri siswa. Selain memahami dan menguasai konsep matematika, siswa akan terlatih bekerja mandiri maupun bekerjasama dalam kelompok, bersikap kritis, kreatif, konsisten, berpikir logis, sistematis, menghargai pendapat, jujur, percaya diri, dan bertanggung jawab. Kemudahan dalam mempelajari matematika dapat membuat siswa menghargai dan mencintai matematika. Dengan adanya ketertarikan dalam belajar matematika membuat siswa percaya diri bahwa pelajaran sesulit apapun dapat dipelajarinya.  

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

  • Heris Hendriana, Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan Siliwangi

    Mathematics

References

Bandura, A. (1994). Self-Efficacy. Dalam V. S. Ramachaudran (Ed.), Encyclopedia of Human Behavior, Vol. 4. New York: Academic Press. [Online]. Tersedia: http://www.des.emory.edu/mfp/BanEncy.html

______. (1997). Self-Efficacy: The Exercise of Control. New York: W.H. Freeman and Company.

Covey (1995) 7 habits of highly effective people http://www.des.emory. edu/mfp /Bandura 1989. pdf

Dewanto,S.P (2007) Meningkatkan Kemampuan Representasi Multipel Matematis Mahasiswa melalui Belajar Berbasis-Masalah. Disertasi Sekolah Pasca Sarjana. UPI tidak diterbitkan

Fasikhah, S.S. (1994). Peranan Kompetensi Sosial Pada T.L Koping Remaja Akhir. Tesis. Yogyakarta. Program P.S UGM Yogyakarta.

Rakhmat, J. (2000). Psikologi Agama. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Rif’at, M. (2001). Pengaruh Pola-Pola Pembelajaran Visual dalam Rangka Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Masalah-Masalah Matematika. Disertasi PPS. UPI: Tidak diterbitkan.

Ruseffendi,E.T.(1991). Pengantar kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito

Siswono, T.Y.E (2007). Pembelajran Matematika Humanistik yang mengembangkan jkreativitas siswa. Surabaya:UNESA

Downloads

Published

30-04-2014

How to Cite

MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI SISWA MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA HUMANIS . (2014). Jurnal Pengajaran Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 19(1), 52-60. https://doi.org/10.18269/jpmipa.v19i1.36152