Identifikasi Kualitas Air Sungai Citarum Hulu Melalui Analisa Parameter Hidrologi dan Kandungan Logam Berat (Studi Kasus: Sungai Citarum Sektor 7)

Authors

  • Kartika Hajar Kirana Program Studi Geofisika, Universitas Padjadjaran, Indonesia
  • Gesti Cita Novala Program Studi Geofisika, Universitas Padjadjaran, Indonesia
  • Dini Fitriani Program Studi Geofisika, Universitas Padjadjaran, Indonesia
  • Eleonora Agustine Program Studi Geofisika, Universitas Padjadjaran, Indonesia
  • Maghfira Dwivani Rahmaputri Program Studi Pendidikan Dokter, Universitas Padjadjaran, Indonesia
  • Fahmy Fathurrohman Program Studi Pendidikan Dokter, Universitas Padjadjaran, Indonesia
  • Nabila Risty Rizkita Program Studi Geofisika, Universitas Padjadjaran, Indonesia
  • Nico Andrianto Program Studi Geofisika, Universitas Padjadjaran, Indonesia
  • Nita Juniarti Program Studi Sastra Sunda, Universitas Padjadjaran, Indonesia
  • Juju Julaiha Program Studi Sastra Sunda, Universitas Padjadjaran, Indonesia
  • Rayna Aulia Zaenudinna Program Studi Ilmu Peternakan, Universitas Padjadjaran, Indonesia
  • Muhamad Rovie Nawawi Program Studi Ilmu Peternakan, Universitas Padjadjaran, Indonesia
  • Vanessa Zian Mentari Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Padjadjaran, Indonesia
  • Muhamad Gina Nugraha Program Studi Pendidikan Fisika, Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
  • Yudi Mulyadi Unit Hidrologi, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/wafi.v4i2.21907

Keywords:

hidrologi, logam berat, sungai Citarum

Abstract

Sungai Citarum merupakan salah satu sungai yang menunjang kehidupan sebagian besar masyarakat Jawa Barat. Akan tetapi, dampak kegiatan manusia telah membuat Sungai Citarum sebagai sungai yang tercemar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi wilayah hulu Sungai Citarum dengan melakukan pengukuran multi parameter terhadap kondisi air di Sungai Citarum Hulu dan air sumur warga sekitar, terutama Sektor 7. Wilayah penelitian ini secara administratif berada di Desa Pangauban, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung. Sampel yang diuji pada penelitian ini adalah sampel air sungai dan sampel air sumur milik warga yang tinggal di sekitar Sungai Citarum sebanyak masing masing enam titik lokasi pengamatan. Hasil pengukuran parameter hidrologi dan kandungan logam berat pada sampel air sungai dan air sumur menunjukan bahwa nilai pH, suhu, dan TDS masih di bawah ambang batas tercemar, sedangkan nilai EC menunjukkan bahwa air sumur dan air sungai telah tercemar. Hal ini dibuktikan dengan analisa kandungan logam berat yang dapat dilihat bahwa terdapat kandungan logam besi (Fe) yang cukup tinggi di atas ambang batas air bersih sehingga air tersebut tidak dapat di konsumsi bagi warga, baik untuk air sungai maupun air sumur.

References

Departemen Kesehatan. 1990. Peraturan Menteri Kesehatan No. 416/MENKES/ PER/IX/1990 tentang Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas Air. Depkes RI. Jakarta.

Davis, S.N. dan De Weist, R.J.M. 1966. Hydrogeology, John Wiley and Sons, New York, pp. 463.

Kirana, K.H., Fitriani, D., Supriyana, E. and Agustine, E., 2014. Sifat Magnetik Sedimen Sungai sebagai Indikator Pencemaran (Studi Kasus: Sungai Citarum Kabupaten Karawang). Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya, 15(2), pp.99-101.

Rusydi, A.F., 2018, February. Correlation between conductivity and total dissolved solid in various type of water: A review. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 118, No. 1, p. 012019). IOP Publishing.

Sudarningsih, S., Bijaksana, S., Ramdani, R., Hafidz, A., Pratama, A., Widodo, W., Iskandar, I., Dahrin, D., Jannatul Fajar, S. and Agus Santoso, N., 2017. Variations in the concentration of magnetic minerals and heavy metals in suspended sediments from Citarum river and its tributaries, West Java, Indonesia. Geosciences, 7(3), p.66.

Tri, J. 2010. Unit Air Baku dalam Sistem Penyediaan Air Minum. Graha Ilmu.Yogyakarta.

Unit Hidrologi Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum. 2011-2017. Rekapitulasi dan Evaluasi Data Hasil Monitoring Kualitas Air Sungai. Bandung.

Widowati, W. 2008. Efek Toksik Logam Pencegahan dan Penanggulangan Pencemaran. Penerbit Andi. Yogyakarta.

Yunginger, R., Bijaksana, S., Dahrin, D., Zulaikah, S., Hafidz, A., Kirana, K., Sudarningsih, S., Mariyanto, M. and Fajar, S., 2018. Lithogenic and anthropogenic components in surface sediments from Lake Limboto as shown by magnetic mineral characteristics, trace metals, and REE Geochemistry. Geosciences, 8(4), p.116.

Published

2019-12-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Kirana, K. H., Novala, G. C., Fitriani, D., Agustine, E., Rahmaputri, M. D., Fathurrohman, F., Rizkita, N. R., Andrianto, N., Juniarti, N., Julaiha, J., Zaenudinna, R. A., Nawawi, M. R., Mentari, V. Z., Nugraha, M. G., & Mulyadi, Y. (2019). Identifikasi Kualitas Air Sungai Citarum Hulu Melalui Analisa Parameter Hidrologi dan Kandungan Logam Berat (Studi Kasus: Sungai Citarum Sektor 7). Wahana Fisika: Jurnal Fisika Dan Terapannya, 4(2), 120-128. https://doi.org/10.17509/wafi.v4i2.21907