Analisis Potensi Likuifaksi Akibat Gempa Bumi Menggunakan Metode SPT (Standar Penetration Test) dan CPT (Cone Penetration Test) di Kabupaten Bantul, Yogyakarta

Authors

  • Tini Tini Program Studi Fisika, Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
  • Adrin Tohari PPG-LIPI, Bandung, Indonesia
  • Mimin Iryanti Program Studi Fisika, Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/wafi.v2i1.7022

Keywords:

likuifaksi, percepatan maksimum gempa, SPT (Standar Penetration Test), CPT (Cone Penetration Test), Cyclic Stress Ratio (CSR), Cyclic Resistance Ratio (CRR)

Abstract

Gempa bumi yang terjadi di daerah Bantul, Yogyakarta pada 27 Mei 2006 dengan magnitudo gempa bumi sebesar 6.3 SR dapat menyebabkan terjadinya bahaya likuifaksi yang dapat merusak bangunan khususnya di wilayah Bantul, Yogyakarta. Investigasi geoteknik yang telah dilakukan di Bantul, Yogyakarta dapat memberikan gambaran lapisan tanah yang berpotensi terjadinya likuifaksi. Analisis potensi likuifaksi dilakukan berdasarkan data SPT (Standard Penetration Test) dan CPT (Cone Penetration Test) dengan percepatan maksimum tanah menurut Gutenberg Richter di daerah penelitian rata-rata bernilai sebesar 2.93 m/s2 dan menurut Donovan sebesar 2.88 m/s2. Hasil analisis penelitian menunjukan bahwa lapisan tanah yang berpotensi likuifaksi didominasi oleh jenis tanah pasir lanauan da lanau pasiran yang berada pada kedalaman 0.2 – 3 m, 0.4 m, 2.4 m, 3.6 m, 7.6 – 7.8 m dan 8.2 m. Pengaruh percepatan maksimum tanah menurut Gutenberg Richter lebih besar terhadap terjadinya likuifaksi daripada menurut Donovan. Perbandingan hasil analisis potensi likuifaksi antara data SPT (Standard Penetration Test) dan CPT (Cone Penetration Test) pada daerah penelitian menunjukan adanya kesamaan potensi likuifaksi pada lapisan tanah dengan kedalaman yang sama diantaranya pada kedalaman 0.2 m- 4 m, dengan nilai Cyclic Strees Ratio (CSR) rata-rata sebesar 0.2, sedangkan berdasarkan nilai Cyclic Resistance Ratio (CRR) terdapat perbedaan nlai. Analisis berdasarkan data CPT lebih baik daripada data SPT karena data CPT lebih rapat daripada data SPT.

References

Boulanger, R.W. dan Idriss, I.M. (2014). CPT and SPT Based Liquefaction Triggering Procedure. California : University Of California.

Craig, R.F. (2005). Craig Soil Mechanics. London & New York: Taylor and Prancis Library.

Daryono. (2010). “Aktivitas Gempa Bumi Tektonik di Yogyakarta Menjelang Erupsi Merapi”.

Edwiza,Daz. (2008). “Analisisi Terhadap Intensitasn dan Percepatan Tanah Maksimum Gempa Sumbar”. Jurnal Teknik. 29, (1), 73-79.

Febi, Dwi, dkk. (2004). Analisis Potensi Soil Liquefaction Di Daerah Pesisir Kota Pacitan Berdasarkan Data CPT. Institut Teknik Surabaya. http://www.astronomynotes.com/ solarsys/s8c.htm

http://wapi.isu.edu/envgeo/EG5_ earthqks/eg_mod5.htm

Ihsan, Mohammad. (2008). Analisa Ketahanan Jakarta: Fakultas Gempa. Tekhnik Universitas Indonesia.

Ikhsan, Rifa. (2011). Analisis Potensi Likuifaksi Dari Data CPT Dan SPT Dengan Studi Kasus PLTU Ende Nusa Tenggara Timur. Skripsi Teknik Sipil : Universitas Indonesia.

Kramer, S.L. (1996). Geothecncal Eartquake Enginering. Englewood Cliffs: Prentice Hall.

Kramer S.L. (2008). Evaluation of Liquefaction Hazards in Washington State. Amerika: Office of Research and Library Service.

Maulana, Indra dkk. (2013). “Studi Perubahan Karakteristik Fisik, Mekanik Dan Dinamik Tanah Terhadap Siklus Pembasahan Dan Pengeringan Pada Tanah Permukaan Lereng Di Ngantang – Malang”. Jurnal Teknik Pomits. 7, (14), 1-8.

Misliniyati, Rena dkk. (2013). “Pemetaan Potensi Likuifaksi Wilayah Pesisir Berdasarkan Data Cone Penetratition Test di Kelurahan Lempuing, Kota Bengkulu”. Jurnal Inersia. 5, (2), 1-10.

Muntohar, Setyo A.(2009). Mokro-Zonasi Likuifaksi dan Penurunan Tanah Akibat Gempa Bumi. Penelitian Universitas Muhamadiyah Yogyakarta.

M. Das, Braja. (2007). Advanced Soil Mechanics. London & New York: Taylor and Prancis Library.

Pantas, Saut. (2015). Percobaan Potensi Likuifaksi Pada Tanah Pasir Seragam Dengan Pemodelan Alat di Laboratorium. Skripsi:Universitas Andalas.

Robertson, dkk. (1998). Standard Penetration Test.

Seed H.B, and Idriss I.M. (1971). “Simplified Procedure for Evaluation Soil Liquefaction Potential”. Journal of Soil Mechanics and Foundantion. 97, (9), 1249-1273.

Soebowo, dkk. (2009). “Potensi Likuifaksi Akibat Gempa Bumi Berdasarkan Data CPT dan SPT Di Daerah Patalan Bantul, Yogyakarta”. Junal Riset Geologi dan Pertambangan. 19, (2), 85 97.

Sucipto, Y.A. (2015). Penggunaaan CPT Untuk Quality Control Tanah Pasir Reklamasi Terhadap Potensi Likuifaksi Berdasarkan Uji Sel Kalibrasi Dan Konsep Critical State. Tesis: tidak diterbitkan.

Syahbana, A.J, dkk. (2013). “Pemodelan 2D Perubahan Tekanan Air Pori hubungannya dengan Likuifaksi: Studi Kasus Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta”. Jurnal Lingkungan dan Bencana Geologi. 4, (3), 163-177.

USGS. (2006). Earthquake Yogyakarta, May 27, 2006.

Wesley, Laurence D. (2012). Mekanika Tanah Untuk Tanah Endapan dan Residu. Yogyakarta: Andi.

Youd, T. Leslie. (1992). “Liquefaction Ground Failure and Consequent Damage During the 22 April 1991 Costa Rica Earthquake”, in Proceedings of the NSF/UCR U.S. Costa Rica Workshop on the Costa Rica Earthquake of 1990-1991: Effects on Soil and Structures. Oklanda, California: Earthquake Engineering Research Institute.

Youd. T.L. dan Idriss, I.M. (2001). “ Liquefaction Resistance of Soils: Summary Report from the 1996 NCEER and 1998 NCEER/NSF Workshops Evaluation of Liquefaction Resistance of soils”. Journal of Geotechnical and Geoenvironmental Engineering. 297-313.

Yuksel, Z.T,dkk. (2011).” Soil Liquefaction Induced.

Published

2017-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Tini, T., Tohari, A., & Iryanti, M. (2017). Analisis Potensi Likuifaksi Akibat Gempa Bumi Menggunakan Metode SPT (Standar Penetration Test) dan CPT (Cone Penetration Test) di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Wahana Fisika: Jurnal Fisika Dan Terapannya, 2(1), 8-27. https://doi.org/10.17509/wafi.v2i1.7022