Analisis Model Struktur Bawah Permukaan Berdasarkan Tomografi Seismik Wilayah Sumatera Barat Menggunakan LOTOS12

Authors

  • Sandri Erfani Jurusan Teknik Geofisika, Fakultas Teknik, Universitas Lampung, Indonesia
  • Iis Ratna Sari Jurusan Teknik Geofisika, Fakultas Teknik, Universitas Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/wafi.v6i1.34036

Keywords:

gempabumi, tomografi seismik, kecepatan gelombang P dan S, rasio Vp/Vs

Abstract

Provinsi Sumatera Barat berada pada tiga jalur seismik aktif yaitu subduksi, Sesar Mentawai dan Sesar Semangko yang mengakibatkan wilayah ini memiliki resiko kegempaan yang sangat tinggi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memberikan informasi mengenai kondisi struktur bawah permukaan, salah satu metode yang dapat digunakan yaitu tomografi seismik. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh distribusi anomaliܸ ݌,ܸ ݏ, dan rasioܸ ݌/ܸ ݏ, , serta memperoleh model struktur Sesar Mentawai dan Sesar Semangko. Data yang digunakan yaitu data gempabumi dalam rentang waktu 01 Januari 2018 - 30 November 2020. Berdasarkan hasil penelitian, anomali negatif Vp dan Vs terlihat jelas dikedalaman 20-40 km, hal ini menginformasikan bahwa gempabumi yang sering terjadi adalah jenis gempabumi dangkal. Nilai Kecepatan gelombang P pada kerak atas yaitu 5,615 km/ s - 6,769 km/s, kerak bawah 6,653 km/s - 8,269 km/s, dan mantel atas 7,867 km/s - 8,269 km/s. Kecepatan gelombang S pada kerak atas sekitar 3,397 km/s - 4,294 km/s, kerak bawah 4,230 km/s - 4,871 km/s, dan pada mantel atas lebih dari 4,807 km/s. Hasil pemodelan tomografi 3D dapat diidentifikasi bahwa benar terdapat Sesar Mentawai dan Sesar Semangko yang menjadi salah satu penyebab utama terjadinya gempabumi dan tsunami di Sumatera Barat.

References

Arimuko, A., Bayu, M. T. F., Nanda, & Rasmid. (2020). Identifikasi Struktur Bawah Permukaan Berdasarkan Pemodelan Kecepatan 1D Hasil Relokasi Hiposentrum Gempa di Pulau Lombok, Gunung Sinabung, dan Jailolo. Jurnal Geofisika, 18(2), 40-48.

Darman, H., & Sidi, F. H. (2000). An outline of the geology of Indonesia. Indonesian Association of Geologists. Jakarta, 192 p.

Koulakov, I. (2009). Local Tomography Software, LOTOS-09.

Lay, T., & Wallace, T. C. (1995). Global Modern Seismology. Academic Press, California., 58.

Prawirodirdjo, K. (2000). One Century Of Tectonic Deformation Along The Sumatran Fault From Triangulation and Global Positioning System Surveys. Journal Of Geophysical Research, 105.

Pusat Studi Gempa Nasional. (2017). Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia Tahun 2017. Bandung.

Sieh, K., & Natawidjaja, D. (2000). Neotectonics of the Sumatran Fault. Journal Of Geophysical Research, 105.

Suantika, G. (2009). Pencitraan Tomografi Atenuasi Seismik 3-D untuk Delineasi Struktur Internal dan Karakterisasi Sifat Batuan di Bawah Gunungapi Guntur. (Disertasi). Institut Teknologi Bandung.

Naryanto, H. S. (1997). Kegempaan Di Daerah Sumatera. Jurnal Alami, 2(3).

Published

2021-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Erfani, S., & Sari, I. R. (2021). Analisis Model Struktur Bawah Permukaan Berdasarkan Tomografi Seismik Wilayah Sumatera Barat Menggunakan LOTOS12. Wahana Fisika: Jurnal Fisika Dan Terapannya, 6(1), 59-70. https://doi.org/10.17509/wafi.v6i1.34036