Fabrikasi Genteng Keramik dari Campuran Lempung dan Pasir Kuarsa (SiO2) dengan Teknik Kompaksi serta Sintering pada Suhu 800℃

Authors

  • Heri Kiswanto Program Studi Teknika, Politeknik Maritim Negeri Indonesia
  • Indah Nurhidayati Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Indonesia
  • Ario Hendartono Program Studi Teknika, Politeknik Maritim Negeri Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/wafi.v8i1.57508

Keywords:

genteng keramik, morfologi, densitas, porositas, kekerasan

Abstract

Telah dilakukan fabrikasi genteng keramik dari campuran lempung dan pasir kuarsa (SiO2) sebagai bahan aditif. Fabrikasi dilakukan pada temperatur sintering 800⁰C yang ditahan selama 2 jam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memfabrikasi genteng keramik serta menentukan komposisi optimum bahan aditif pada dari genteng keramik. Komposisi bahan aditif ditentukan berdasarkan persentase massa. Sampel keramik dibuat dalam 4 komposisi yang berbeda dengan perbandingan pasir silika: lempung, yaitu 20%, 40%, 60% dan 80%. Karakterisasi dan pengujian meliputi uji densitas, porositas, serta uji kekerasan. Selain itu juga dilakukan pengamatan mikrografi dengan menggunakan mikroskop optik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa keramik dengan komposisi 80% lempung, 20% silika memiliki hasil yang optimum. Pada komposisi tersebut genteng keramik memiliki densitas 1,35g/cm3, porositas 14,68%, kekerasan 268,04 kgf/mm2. Pengamatan morfologi menunjukkan terdapat pengurangan pori-pori pada keramik dengan penambahan komposisi silika.

References

Hamilton, W., 1979, Tectonics of the Indonesian region; USGS Professional Paper 1078, 345p.

Susilohadi S, Gaedicke C and Djajadihardja Y, 2009, Structures and sedimentary deposition in the Sunda Strait, Indonesia; Tectonophys. 467 55–71.

Dardji N, Villemin T dan Rampnoux J, 1994, Paleostress and strike slip movement: The Cimandiri Fault Zone, West Java, Indonesia; J. SE Asian Earth Sci. 9 3–11.

Abidin H, Andreas H, Kato T, Ito T, Meilano I, Kimata F, Natawidjaja D dan Harjono H, 2009, Crustal deformation studies in Java, Indonesia using GPS, J. Earthq. Tsunami 3 77–88.

Marliyani, G. I., Arrowsmith, J. R. dan Whipple, K. X., 2016, Characterization of slow slip rate faults in humid areas: Cimandiri fault zone, Indonesia, Journal of Geophysical Research: Earth Surface, Vol. 121, no. 12, pp 2287–2308.

BMKG, 2021. Katalog Gempabumi. [online] Available at:

https://geof.bmkg.go.id/webdc3/

Supendi, P., Andri Dian Nugraha, Nanang T. Puspito, Sri Widiyantoro and Daryono Daryono, 2018, Identification of active faults in West Java, Indonesia, based on earthquake hypocenter determination, relocation, and focal mechanism analysis, Geoscience Letter. (2018) 5:31 https://doi.org/10.1186/s405620180130-y .

Telford, W. M., Geldart, L. P. dan Sheriff, R. E., 1990, Applied geophysics, hal. 783–785, in Applied Geophysics Second Edition. Cambridge University Press. Cambridge, New York, Port Chester, Melbourne, Sydney.

Porras, Daniel, Javier Carrasco, Pedro Carrasco, Pablo J. Gonza ́lez, 2022, Imaging extensional fault systems using deep electrical resistivity tomography: A case study of the Baza fault, Betic Cordillera, Spain, Journal of Applied Geophysics 202 (2022) 104673.

Arjwech, Rungroj, Mark E. Everett, Suriyachai Chaisuriya, Winit Youngme, Jetsadarat Rattanawannee, Sakhon Saengchomphu, Thanop Thitimakorn, dan Kittipong Somchat, 2021, Electrical resistivity tomographic detection of the hidden Thakek fault, Northeast Thailand, Near Surface Geophysics, 2021, doi: 10.1002/nsg.12165.

Giocoli, A, P. Galli, B. Giaccio, V. Lapenna, P. Messina, E. Peronace, G. Romano dan S. Piscitelli, 2011, Electrical Resistivity Tomography across the Paganica-San Demetrio fault system (L’Aquila 2009 earthquake), Bollettino di Geofisica Teorica ed Applicata Vol. 52, n. 3, pp. 457-469; September 2011.

Kolawole, F, E.A. Atekwana, D.A. Lao -Da ́vila, M.G. Abdelsalam, P.R. Chindandali, J. Salima dan L. Kalindekafe, 2018, High-resolution electrical resistivity and aeromagnetic imaging reveal the causative fault of the 2009 Mw 6.0 Karonga, Malawi earthquake, Geophys. J. Int. (2018) 213, 1412–1425.

PUSGEN, 2017, Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia Tahun 2017, Jakarta: Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Tresna SKH, Fredy Aditya, Akhmad Syafuan, dan Mohammad Syaiful, 2017, Geologi Daerah Cidadap Dan Sekitarnya Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat Dan Analisa Kimia Bentonit Daerah Sukarame Kecamatan Sajira Kabupaten Lebak Provinsi Banten, Jurnal Online Mahasiswa (Jom) Bidang Teknik Geologi. Vol 1. No 1 (2017).

Loke, M. H., 2004, Tutorial: 2-D and 3-D Electrical Imaging Surveys, 2004 Revised Edition, Tutorial : 2-D and 3-D electrical imaging surveys, no. July, pp 136.

Dahlin T, Zhou B, 2004, A Numerical Comparison of 2D Resistivity Imaging With 10 Electrode Arrays, Geophysical Prospecting 52: 379– 398.

Nurdiyanto, B., Imam Suyanto, Bambang Sunardi, Pupung Susilanto, 2016, Tomografi Geolistrik Untuk Identifikasi Litologi Pada Lokasi Rencana Bendung dan Terowongan di Sulawesi Utara, Jurnal Meteorologi Dan Geofisika Vol. 17 No. 1 Tahun 2016 : 15-23.

Aildasari, Elfa Nur, Supriyadi, Taufik Nur Fitrianto, Yohanes Brahmo, Identifikasi Keberadaan Air Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Schlumberger di Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Wahana Fisika, 7(2), 2022. 116 – 126.

Published

2023-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Kiswanto, H., Nurhidayati, I., & Hendartono, A. (2023). Fabrikasi Genteng Keramik dari Campuran Lempung dan Pasir Kuarsa (SiO2) dengan Teknik Kompaksi serta Sintering pada Suhu 800℃. Wahana Fisika: Jurnal Fisika Dan Terapannya, 8(1), 64-75. https://doi.org/10.17509/wafi.v8i1.57508