Rancang Bangun Prototype Counter Mobil Menggunakan Sensor Giant Magnetic Resistance (GMR) Berbasis Mikrokontroler
DOI:
https://doi.org/10.17509/wafi.v2i1.7020Keywords:
Arduino UNO, sensor GMR, pengukuran medan magnet, detektor kendaraan, counter mobilAbstract
Kepadatan lalu lintas salah satunya diakibatkan pertambahan jumlah mobil yang tidak seimbang dengan pertambahan panjang jalan. Data kepadatan lalu lintas dapat menjadi informasi yang berguna untuk statistik pengembangan jalan dan pengguna jalan. Data tersebut didapatkan dengan cara menghitung manual ataupun dengan detektor yang ditanam pada jalan atau kamera CCTV. Namun, cara tersebut tidak efisien karena data yang didapat membutuhkan sumber daya manusia dan sumber dana yang besar. Pada penelitian ini, telah dirancang sistem sederhana yang dapat mendeteksi frekuensi atau jumlah kepadatan mobil tiap satuan waktu. Data diperoleh dengan mikrokontroler berbasis arduino yang menggunakan sensor magnet GMR sebagai input. Ketika kendaraan diatas telah melewati sistem, mikrokontroler memproses sinyal yang diterima dari sensor untuk mendapatkan data jumlah kendaraan. Serta LCD karakter 2x16 sebagai penampil data. Data yang diperoleh kemudian dapat digunakan untuk otomatisasi pengukur kemacetan dan sistem kontrol lalu lintas lainnya, menggantikan sistem detektor yang ditanam pada jalan raya dan video kamera dimalam hari dan untuk menutupi daerah yang tidak terjangkau. Hasil penelitian menujukan bahwa sensor mempunyai tingkat akurasi pengukuran 94,66%, serta mempunyai tingkat presisi yang cukup baik.
References
A. Aminudin, M. Djamal, Suprijadi, dan D. H. Tjahyono. (2014) “Uji Sensitivitas Sensor Giant Magneto Resistance terhadap Konsentrasi Larutan Fe” Proceedings, Yogyakarta 2014, 26-04
Ade Pramono, Ary Mazharuddin, dan Hudan Studiawan. (2012) “APLIKASI PEMANTAUAN LALU LINTAS MOBIL DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR GERAK DAN MIKROKONTROLER ARDUINO,” Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
AS, Salman. (2000). Pengubah Analog ke Digital. www.elektroindonesia.com.html 1/4/2008
Atmel. (2015). ATmega328. Diambil kembali dari Atmel: http://www.atmel.com/devices/ATMEGA328.aspx
Hindasyah, A., Purwanto, S., Heru, B., & Taufik, A. (2013). Program Simulasi Perancangan Rangkaian Magnetik Pembangkit Medan Elektromagnet untuk Pengujian Sensor GMR. Jurnal Fisika Dan Aplikasinya, 9(1), 1. http://doi.org/10.12962/j24604682.v9i1.776
J.Pelegr´, J. Alberola, V. Llario. (2015) Vehicle Detection and Car Speed Monitoring System using GMR Magnetic Sensors. Valencia: Polytechnic University of Valencia Press.
M. Djamal, Ramli, Rahadi Wirawan, Edi Sanjaya. (2014) Sensor Magnetik GMR, Tekhnologi dan Aplikasi Pengembangannya, Prosiding Pertemuan Ilmiah XXV HFI, Jateng & DIY
Margelis, Michael. (2011). Arduino Cookbook. USA : O’Reilly Media, Inc.
PDAT. (2006). Masalah Kemacetan Jakarta. Diakses dari http://www.pdat.co.id/hg/political_pdat/2006/03/17/pol,2006031701,id.html. [diakses terakhir 5 September 2015].
Robotech. (2015). Arduino Uno R3.Diambil kembali dari Robotech Shop: http://robotechshop.com/shop/arduino/arduino-board/arduino-uno/
Syahwil, M. (2013). Panduan Mudah Simulasi & Praktek Mikrokontroler Arduino. Yogyakarta: CV. ANDI OFFSET.
Tipler, P. A. (2001). Fisika Untuk Sains dan Teknik. (edisi kelima) Jakarta: Erlangga.
Waslaluddin, & dkk. (2012). Sistem Instrumentasi. Bandung: Program Studi Fisika UPI.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2017 Wahana Fisika: Jurnal Fisika dan Terapannya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Licensed: Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.