Pengembangan Desain Terowongan Angin Sirkuit Terbuka dengan Tiga Variasi Panjang Honeycomb

Authors

  • Yudithia Ardiyani Program Studi Fisika, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia
  • Cecep E Rustana Program Studi Fisika, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia
  • Riser Fahdiran Program Studi Fisika, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/wafi.v3i1.11081

Keywords:

terowongan angin, screen mesh, intensitas turbulensi, laminar

Abstract

Dalam penelitian ini telah dibuat sebuah terowongan angin sirkuit terbuka dengan tiga variasi panjang honeycomb menggunakan screenmesh sebagai pengembangan dari desain terowongan angin yang terdapat di Prodi Fisika FMIPA Universitas Negeri Jakarta. Penggunaan tiga variasi panjang honeycomb menggunakan screenmesh diagonal 3 mm bertujuan untuk menghasilkan terowongan angin tipe terbuka dengan turbulensi sekecil mungkin atau laminar melalui variasi panjang honeycomb menggunakan screen mesh. Pada Desain pertama pada Terowongan angin dengan menambahkan screen mesh setelah honeycomb memiliki nilai intensitas turbulensi sebesar I = 0.0242, sedangkan nilai intensitas turbulensi pada terowongan angin desain kedua, yaitu I = 0.0221 pada p = 6 cm dengan screenmesh diagonal 3 mm, I = 0.0218 pada p = 4 cm dengan screenmesh diagonal 3 mm dan I = 0.0289 pada p = 2 cm dengan screenmesh berdiagonal 3 mm. Dari nilai intensitas turbulensi tersebut diketahui bahwa panjang honeycomb menggunakan screenmesh berpengaruh pada kualitas aliran yang dihasilkan terowongan angin, yaitu adanya variasi panjang honeycomb menggunakan screenmesh diagonal ke ukuran yang lebih kecil mampu memperkecil intensitas turbulensinya.

References

Bell and Mehta. 1988. Boundary Layer Predictions for Small Low Speed Constractions. Journal of American Institute of Aeronautics and Astronautics, volume 27 pade 372-374.

Bradshaw P, Pankhurst RC. The design of low-speed terowongan angin. Progress in Aeronautical Sciences. 1964; 61-69

Bruce R. Munson, Donald F. Young, Theodore H. Okiishi. 2002. Fundamentals of Fluid Mechanics. Chicester: John Wiley & Sons.

Burton, T. 2001. Wind Energy Handbook. Chiechester: John Wiley & Sons

Gultom, Vina A. 2016. Pengembangan Desain Terowongan Angin Sirkuit Terbuka dengan Tiga Variasi Diameter Honeycomb. Jakarta: Universitas Negeri Jakarta.

Hanifah, Siti. 2015. Analisis Distribusi Kecepatan Aliran Wind Tunnel Tipe Terbuka. Semarang: Universitas Diponegoro.

Mahilda, Nurul. 2016. Skripsi. Studi Pengaruh Screen Mesh terhadap Intensitas Turbulensi pada Terowongan Angin Sirkuit Terbuka. Jakarta: Universitas Negeri Jakarta.

Noval, M Romy. 2016. Skripsi. Pengembangan Desain Terowongan Angin Sirkuit Terbuka dengan Tiga Variasi Panjang Honeycomb. Jakarta: Universitas Negeri Jakarta.

Ramkissoon, R. dan Manohar, K. 2014. Design and Calibration of a Low Speed Wind Tunnel. British Journal of Applied Science and Technology 4(20) page 2878-2890.

Stefphanie, C. 2014. Pengembangan Desain Terowongan Angin Sirkuit Terbuka. Skripsi Program Studi Fisika. Jakarta: Universitas Negeri Jakarta.

Published

2018-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Ardiyani, Y., Rustana, C. E., & Fahdiran, R. (2018). Pengembangan Desain Terowongan Angin Sirkuit Terbuka dengan Tiga Variasi Panjang Honeycomb. Wahana Fisika: Jurnal Fisika Dan Terapannya, 3(1), 93-101. https://doi.org/10.17509/wafi.v3i1.11081