Identifikasi Potensi Gerak Tanah Berdasarkan Nilai Regangan Geser Tanah dengan metode HVSR di Kecamatan Teluk Betung, Kota Bandar Lampung

Authors

  • Kayila Shafira Putri Wicakosono Program Studi Teknik Geofisika, Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Gebby Inggrid Cahya Sifa Program Studi Teknik Geofisika, Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Yudha Styawan Program Studi Teknik Geofisika, Institut Teknologi Sumatera, Indonesia
  • Rizki Wulandari Program Studi Teknik Geofisika, Institut Teknologi Sumatera, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/wafi.v11i1.288

Keywords:

Regangan Geser Tanah, Percepatan tanah maksimum, Indeks Kerentanan Seismik, HVSR

Abstract

Studi ini bertujuan mengidentifikasi potensi gerak tanah berdasarkan nilai Ground Shear Strain (GSS) menggunakan metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) di Kecamatan Teluk Betung, Kota Bandar Lampung. Wilayah penelitian didominasi endapan aluvial dan sedimen vulkanik muda yang memengaruhi respons gelombang seismik. Data mikrotremor diperoleh dari 52 titik pengukuran dengan jarak antar titik sekitar 500 m untuk menentukan frekuensi dominan, faktor amplifikasi, dan Indeks Kerentanan Seismik (Kg). Selain itu, data gempa Lampung Barat tahun 1933 bermagnitudo 7,5 Mw dari United States Geological Survey (USGS) digunakan untuk menghitung nilai Peak Ground Acceleration (PGA). Ground Shear Stress (GSS) merupakan parameter yang menggambarkan tingkat regangan geser yang dialami lapisan tanah akibat guncangan gempa bumi, untuk mengidentifikasi potensi deformasi tanah seperti retakan tanah, penurunan permukaan tanah, longsor, dan fenomena likuefaksi. Nilai GSS dihitung berdasarkan parameter Kg, PGA, dan kecepatan gelombang geser batuan dasar (Vb). Hasil penelitian menunjukkan nilai Kg berkisar 0-40, nilai PGA 47-107 gal dengan kategori risiko ringan, serta nilai GSS 0-0,65%. Penelitian ini mengintegrasikan parameter HVSR, PGA, dan GSS sebagai dasar identifikasi potensi deformasi permukaan,meskipun masih terbatas pada interpretasi data mikrotremor tanpa validasi pengeboran dan pengujian geoteknik lapangan.

References

[1] Firdausa F. Prediksi dan analisis data gempa bumi di Provinsi Bengkulu dengan metode artificial neural network. Cantilever. 2020;8(2):45–9. doi:10.35139/cantilever.v8i2.5.

[2] Irsyam M, dkk. Peta sumber dan bahaya gempa Indonesia tahun 2017. Bandung: Pusat Studi Gempa Nasional, Puslitbang Perumahan dan Permukiman, Balitbang, Kementerian PUPR; 2017.

[3] Sieh K, Natawidjaja D. Neotectonics of the Sumatran fault, Indonesia. J Geophys Res Solid Earth. 2000;105(B12):28295–306. doi:10.1029/2000JB900120.

[4] Nakamura. A method for dynamic characteristics estimation of using microtremor on the ground subsurface. Railway Tech Res Inst. 1989;30(1):25–33.

[5] Nakamura. Clear identification of fundamental idea of Nakamura’s technique and its applications. Proc 12th World Conf Earthq Eng (12WCEE). 2000;1–8.

[6] Nakamura Y, Takizawa T. Evaluation of liquefaction of surface ground using microtremor (in Japanese). Proc 45th Annu Meet JSCE. 1990

[7] Ariyanto A, Farduwin A, Styawan Y, Putri IA, Junian WE, Prasetyo N, Rizki R, Wulandari R. Pemetaan kerentanan seismik melalui analisis mikrotremor HVSR di wilayah Kecamatan Kemiling dan sekitarnya. J Geofis Eksplor. 2024;10(2):82–99. doi:10.23960/jge.v10i2.393.

[8] Farduwin A, Pinem JCDB, Styawan Y. Pemanfaatan metode HVSR untuk studi karakteristik tanah di Tanjung Kemala daerah Kabupaten Tanggamus. J Geosaintek. 2024;10(2):106–22. doi:10.12962/j25023659.v10i2.1619.

[9] etiawati Y, Wibowo NB, Darmawan D. Analisis GSS (ground shear strain) dengan metode HVSR menggunakan data mikroseismik pada jalur sesar Opak. J Ilmu Fisika Terapannya. 2017;6(2):132–7. doi:10.21831/jifta.v6i2.6907.

[10] Mahli RAK, Dewi SP, Manullang PBC, Utama HW, Mulyasari R. Identifikasi zona potensi likuifaksi di Kota Bandar Lampung berdasarkan analisis data spasial. J Geofis Eksplor. 2024;10(3):217–27. doi:10.23960/jge.v9i2.42.

[11] Ratte KE, Manan A, Juarzan LI. Analisis ground shear strain HVSR untuk mengidentifikasi potensi gerakan tanah di Kecamatan Kadia, Kota Kendari. J Rekayasa Geofisika Indones. 2024;6(2):100–8. doi:10.56099/jrgi.v6i02.79.

[12] Ngganggu YB, Juarzan LOI, Hamimu L, Indrawati. Identifikasi potensi gerakan tanah dengan analisis ground shear strain berdasarkan data mikrotremor dan data gempabumi menggunakan metode HVSR di daratan pesisir Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan. J Rekayasa Geofisika Indones. 2025;7(1):47–58. doi:10.56099/jrgi.v7i01.39.

[13] Mangga SA. Peta geologi lembar Tanjungkarang, Sumatera. Puslitbang Geologi; 1993.

[14] United States Geological Survey. Search earthquake catalog. U.S. Department of the Interior. https://earthquake.usgs.gov/earthquakes/search/. Diakses 2 Februari 2026.

[15] SESAME European Research Project. Guidelines for the implementation of the H/V spectral ratio technique on ambient vibrations. European Commission – Research General Directorate; 2004.

[16] Syamsuddin E, Wahyu Laode AM, Sofian S, et al. Assessing soil vulnerability in Petobo post-liquefaction using HVSR and ground shear strain (GSS). J Degrad Min Lands Manag. 2024;11(3):5805–15. doi:10.15243/jdmlm.2024.113.5805.

[17] Lee CT, Tsai BR. Mapping Vs30 in Taiwan. Terr Atmos Ocean Sci. 2008;19(6):671–82. doi:10.3319/TAO.2008.19.6.671(PT).

[18] Zhao JX, Zhang J, Asano A, Ohno Y, Oouchi T, Takahashi T, Ogawa H, Irikura K, Thio HK, Somerville PG, Fukushima Y, Fukushima Y. Attenuation relations of strong ground motion in Japan using site classification based on predominant period. Bull Seismol Soc Am. 2006;96(3):898–913. doi:10.1785/0120050122.

[19] Nakamura. Seismic vulnerability indices for ground and structures using microtremor. World Congr Railway Res. 1997;1–7.

[20] Ishihara K. Soil behavior in earthquake geotechnics. Oxford University Press; 1996.

[21] Refrizon, Hadi AI, Lestari K, Oktari T. Analisis percepatan getaran tanah maksimum dan tingkat kerentanan seismik daerah Ratu Agung Kota Bengkulu. Pros Semirata FMIPA Univ Lampung. 2013;323–8.

[22] Fauzi, Masturyono, Sulaiman R, Nugroho S, Subardjo, Wandono, Adi R, Pasaribu R, Mardiyono R, Paritusta R, Guswanto, Yuliana RR, Muzli, Ikbal, Karyono R, Ariska, Gafur A. Aplikasi sistem informasi geografi untuk peta bencana alam di Indonesia. Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG/BMKG); 2005.

[23] Fukushima Y, Tanaka T. A new attenuation relation for peak horizontal acceleration of strong earthquake ground motion in Japan. Bull Seismol Soc Am. 1990;80(4):757–83.

[24] Hamida I, Sunardi B, Koesuma S. The Analysis of Peak Ground Acceleration at Bedrock And Surfaces in Brebes Regency. InSocial, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series (Vol. 5, No. 4, pp. 271-280).

[25] Mentari NF, Niyartama TF, Wibowo NB, Andi A. Analisis Zona Gerakan Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Konfigurasi Wenner di Desa Gerbosari Kecamatan Samigaluh. Wahana Fisika.;9(1):34-46.

Published

2026-06-19

Issue

Section

Articles

How to Cite

Putri Wicakosono, K. S., Cahya Sifa, G. I., Styawan, Y., & Wulandari, R. (2026). Identifikasi Potensi Gerak Tanah Berdasarkan Nilai Regangan Geser Tanah dengan metode HVSR di Kecamatan Teluk Betung, Kota Bandar Lampung. Wahana Fisika: Jurnal Fisika Dan Terapannya, 11(1), 79-92. https://doi.org/10.17509/wafi.v11i1.288