Implementasi Algoritma Fuzzy Evolusi pada Penjadwalan Perkuliahan

Authors

  • Herny Wulandari Pangestu Departemen Pendidikan Matematika FPMIPA UPI Author
  • Kartika Yulianti Departemen Pendidikan Matematika FPMIPA UPI Author
  • Rini Marwati Departemen Pendidikan Matematika FPMIPA UPI Author

Keywords:

Fuzzy Evolutionary Algorithm, Fuzzy Tsukamoto, Genetic Algorithm, Scheduling Course

Abstract

Fuzzy evolutionary algorithm is a combination of genetic algoritm with fuzzy system. In fuzzy evolutionary algorithm, phases can be completed as phase contained in genetic algorithm. However, for the determination of genetic parameters such as the probability of crossover and probability of mutation are generated by Tsukamoto fuzzy inference system. Fuzzy rules uses are based on the number of population and the number of generation. By that two input obtained nine rules will generate the probability of crossover and the probability of mutation. One of the problems that can be solved by fuzzy evolutionary algorithm is the scheduling of course. In the preparation of the course scheduling takes considerable time and very high accuracy. Therefore, the purpose of this research is implementation of fuzzy evolutionary algorithm in the course scheduling problem using. So, the accuracy and speed in determine the course schedule can be solved. The result show that by applying the fuzzy system on genetic algorithm can speed up the process of finding the optimal solution. It is seen from obtaining a schedule of course without collisions in one iteration process by using 100 of population and 200 of generation.

ABSTRAK

Algoritma fuzzy evolusi merupakan perpaduan antara algoritma genetika dengan sistem fuzzy. Dalam algoritma fuzzy evolusi, tahapan-tahapannya dapat diselesaikan seperti tahapan yang terdapat pada algoritma genetika. Namun untuk penentuan parameter-parameter genetika seperti probabilitas crossover dan probabilitas mutasi dihasilkan melalui sistem inferensi fuzzy Tsukamoto. Aturan fuzzy yang digunakan didasarkan dari masukkan jumlah populasi dan jumlah generasi. Dari dua buah masukkan tersebut diperoleh sembilan aturan yang akan menghasilkan probabilitas crossover dan probabilitas mutasi. Salah satu permasalahan yang dapat diselesaikan oleh algoritma fuzzy evolusi adalah penjadwalan mata kuliah. Dalam penyusunan penjadwalan mata kuliah dibutuhkan waktu yang cukup lama dan ketelitian yang sangat tinggi. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah mengimplementasikan algoritma fuzzy evolusi pada permasalahan penjadwalan perkuliahan. Sehingga keakuratan dan kecepatan dalam menentukan jadwal kuliah dapat terpenuhi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dengan menerapkan sistem fuzzy pada algoritma genetika dapat mempercepat proses pencarian solusi optimal. Hal tersebut terlihat dari diperolehnya jadwal mata kuliah tanpa adanya benturan dalam satu kali proses iterasi dengan menggunakan jumlah populasi 100 dan jumlah generasi 200.

References

Arifudin, R. (t.t). Optimasi penjadwalan proyek dengan penyeimbangan biaya menggunakan kombinasi CPM dan algoritma genetika. Jurnal Masyarakat Informatika, II(4), hlm. (1-14).

Dewi, E.K. (2012). Metode seleksi pada algoritma genetika. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.

Entin.(2006). Algoritma genetika. [Online]. Diakses dari http://lecturer.eepis-its.edu/~entin.

Faisal, F.A. (2009). Algoritma Genetik. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Hanita, M. (2011). Penerapan algoritma genetika pada penjadwalan mata kuliah. (Skripsi). FMIPA, Universitas Bengkulu, Bengkulu.

Hermawanto, D. (2007). Algoritma genetika dan contoh aplikasinya. [Online]. Diakses dari IlmuKomputer.Com

Kusumadewi, S. & Purnomo, H. (2010). Aplikasi Logika Fuzzy. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Lestari, U., Widyastuti, N., & Listyaningrum, D.A. (2014). Implementasi algoritma genetika pada penjadwalan perkuliahan. Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi 2014. (A-419 – A-428). Yogyakarta.

Muzid, S (2008). Pemanfaatan algoritma fuzzy evolusi untuk penyelesaian kasus travelling salesman problem. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2008, (1907-5022), hlm. C-33 - C-38.

Nugraha, R. R. (2011). Penerapan logika fuzzy untuk menghitung uang saku perhari. Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Sam’ani. (2012). Rancang bangun sistem penjadwalan perkuliahan dan ujian akhir semester dengan pendekatan algoritma genetika. (Tesis). Program Pascasarjana, Universitas Diponedoro, Semarang.

Sanja, R. dkk. (2014). Sistem pakar diagnosis penyakit kanker prostat menggunakan metode fuzzy Tsukamoto. Malang: Universitas Brawijaya.

Setemen, K. (t.t). Implementasi algoritma genetika dalam pengembangan sistem aplikasi penjadwalan kuliah. hlm. 56-68.

Triyanto, A., Kesuma, F.B., Puspasari, S. (t.t). Studi perbandingan metode fuzzy Tsukamoto dan fuzzy mamdani untuk seleksi pegawai teladan pada PT. Gracia pharmindo. (Artikel). Teknik Informatika, STMIK GI MDP.

Wicaksana, D.A. (2013). Solusi travelling salesman problem menggunakan algoritma fuzzy evolusi. (Skripsi). FMIPA, Universitas Negeri Semarang, Semarang.

Widodo, T.S. (2012). Komputasi Evolusioner. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Downloads

Published

2016-11-01

How to Cite

Implementasi Algoritma Fuzzy Evolusi pada Penjadwalan Perkuliahan. (2016). Jurnal EurekaMatika, 4(1), 31-45. https://ejournal-science.upi.edu/jem/article/view/52